COMMERCIAL AREA ALAM SUTERA JALAN JALUR SUTERA KAV. 32 D SERPONG TANGERANG SELATAN
(021) 5397381

Bea Cukai Kamboja Belajar Inovasi Kesetaraan Gender, Fasilitas Perdagangan dan Pemberdayaan UMKM di Kanwil Bea Cukai Banten

Di publish pada 17-02-2025 14:23:51

Bea Cukai Kamboja Belajar Inovasi Kesetaraan Gender, Fasilitas Perdagangan dan Pemberdayaan UMKM di Kanwil Bea Cukai Banten
Bea Cukai Kamboja Belajar Inovasi Kesetaraan Gender, Fasilitas Perdagangan dan Pemberdayaan UMKM di Kanwil Bea Cukai Banten

Kunjungan ini menandai babak baru dalam kerja sama bilateral di bidang kepabeanan dan perdagangan. Melalui pertukaran pengetahuan dan pengalaman, kedua negara dapat saling belajar dan mengadopsi praktik terbaik untuk mencapai tujuan bersama, seperti kesetaraan gender, pemberdayaan UMKM, dan Fasilitas perdagangan yang lebih efisien.

Rabu, 12 Februari 2024, Kantor Wilayah (Kanwil) Bea Cukai Banten menerima kunjungan dari Delegasi Bea Cukai Kamboja (General Department of Customs and Excise Cambodia) dalam rangkaian kegiatan “Study Trip for a Delegation of the General Department of Customs and Excise (GDCE) Cambodia to the Directorate General of Customs and Excise (DGCE) Indonesia”. Kunjungan ini bertujuan untuk mempelajari inovasi Kanwil Bea Cukai Banten dalam mendorong kesetaraan gender, fasilitas perdagangan, serta pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Kegiatan dilaksanakan di Aula Lantai 4 Kanwil Bea Cukai Banten dengan diawali dengan Office Tour Delegasi Bea Cukai Kamboja  di Kanwil Bea Cukai Banten dan dilanjutkan dengan kunjungan lapangan ke PT FollowMe Indonesia di Taman Tekno.

Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya Bea Cukai Kamboja untuk memperkuat kapasitas kelembagaan mereka, khususnya dalam hal Kesetaraan Gender dan Keberagaman (Gender Equality and Diversity/GED) serta Fasilitas perdagangan. Selama kunjungan, delegasi Kamboja mempelajari tiga aspek utama pengalaman DJBC:

1. Peningkatan Kapasitas Gender Equality and Diversity (GED):

            DJBC berbagi pengalaman dalam melakukan Organisational GED Assessment, menyusun dan memperbarui rencana aksi GED setiap tahun, serta mengalokasikan sumber daya untuk pengembangan kapasitas, seperti lokakarya GED bagi pegawai. 

2. Pencegahan Pelecehan Seksual di Tempat Kerja

DJBC membagikan pengalaman mereka dalam mengembangkan kebijakan dan pedoman pencegahan pelecehan seksual, termasuk pelatihan tentang Kekerasan Berbasis Gender. DJBC juga telah membentuk mekanisme pelaporan yang bersifat rahasia dan mudah diakses untuk memastikan lingkungan kerja yang aman dan inklusif. 

3. Fasilitas Perdagangan dan Dukungan untuk UMKM

DJBC memaparkan pengalaman mereka dalam memfasilitas perdagangan, khususnya dalam memberikan dukungan kepada UMKM yang terlibat dalam perdagangan internasional. Program ini bertujuan untuk meningkatkan daya saing UMKM di pasar global. 

Selain sesi diskusi, kunjungan ini juga menampilkan produk-produk UMKM binaan Kanwil Bea Cukai Banten, KPPBC TMP A Tangerang dan KPPBC TMP A Merak, seperti UMKM Cokelatin, UMKM Lasambal, UMKM Saripati Laer, dan UMKM La Tazha. Keberhasilan UMKM-UMKM ini menjadi bukti nyata dukungan DJBC dalam meningkatkan daya saing lokal di kancah internasional.

Rangkaian acara ditutup dengan kunjungan lapangan ke PT FollowMe Indonesia, salah satu UMKM binaan Kanwil Bea Cukai Banten yang telah merambah pasar internasional melalui ekspor perdana ke Jepang pada Januari 2024. Kunjungan ini menjadi contoh nyata bagaimana kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta dapat mendukung pengembangan UMKM melalui Fasilitas perdagangan.

Kunjungan Bea Cukai Kamboja ke Indonesia mencerminkan komitmen kedua negara untuk memperkuat kerja sama di bidang kepabeanan dan perdagangan. Program GED dan Fasilitas perdagangan yang diimplementasikan oleh DJBC telah mendapatkan pengakuan internasional, menjadikan Indonesia sebagai referensi bagi negara-negara lain, termasuk Kamboja. 

Penerapan prinsip kesetaraan gender dan keberagaman di lingkungan kerja tidak hanya meningkatkan produktivitas dan moral pegawai, tetapi juga menciptakan lingkungan kerja yang lebih inklusif dan berkelanjutan. Sementara itu, dukungan terhadap UMKM dalam perdagangan internasional menunjukkan peran strategis DJBC dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan mengurangi kesenjangan sosial.

Kunjungan ini menandai babak baru dalam kerja sama bilateral di bidang kepabeanan dan perdagangan. Melalui pertukaran pengetahuan dan pengalaman, kedua negara dapat saling belajar dan mengadopsi praktik terbaik untuk mencapai tujuan bersama, seperti kesetaraan gender, pemberdayaan UMKM, dan Fasilitas perdagangan yang lebih efisien. 

Keberhasilan DJBC dalam mengimplementasikan program GED dan Fasilitas perdagangan diharapkan dapat menginspirasi negara-negara lain untuk mengadopsi pendekatan serupa, menciptakan dampak positif yang lebih luas di tingkat regional dan global.



Isikan nama, email dan komentar Anda

Highlight Kantor Kami

KPPBC Tmp A Tangerang